Seleksi Calon Guru Pendidikan Agama Hindu
Untuk memenuhi formasi guru Pendidikan Agama Hindu, dilaksanakanlah tes penerimaan tenaga guru honorer yang diikuti oleh tiga orang peserta. Pada kesempatan itu Kepala SMA Negeri 1 Banjar ibu Dra. Ni Made Juni Anggreni, M.Pd. mewawancarai ketiga peserta tersebut secara bergantian, meliputi kompetensi sosial, kompetensi akademik pengalaman mengajar juga profesi lain yang selama ini ditekuni.
Yang tidak kalah penting dalam tes seleksi tersebut adalah kemampuan IT yang harus dimiliki guna menghadapi pembelajaran di masa pandemi covid-19 dengan blended learning dimana selain pembelajaran tatap muka juga sekaligus pembelajaran dalam jaringan (daring), minimal dapat mengelola kelas dengan aplikasi Learning Management System (LMS) google classroom dan pemanfaatan serta pengelolaan google form.
Seleksi tersebut dimaksudkan agar dimiliki seorang pendidik sekaligus pengajar yang benar-benar profesional dalam bidangnya sehingga program pendidikan akan berjalan dengan baik sesuai tujuan pendidikan pada satuan pendidikan dan tujuan pendidikan nasional.
Dan kompetensi kepribadian yang diharapkan pada seleksi tersebut harus mampu mengaplikasikan slogan pendidikan Ki Hajar Dewantara dengan Ing Ngarso Sung Tulodho Ing Madyo Mangun Karso Tut Wuri Handayani, yang artinya di depan memberi teladan/contoh/panutan, di tengah membangun kemauan dan semangat, di belakang memberi dorongan dan pengaruh yang baik ke arah kemandirian.
0 Komentar